- Kasih -


我是a f_.man thinking: W 昨天是今天result,和 W今天是明天rst,enjoy n make t'有意思day, cause f_.,sometimes forget it.Butidn'twantf_. :happy 加油!Pkh. 3: 11


Minggu, 02 November 2014

Asal-usul Tata Surya


Gambar Tata Surya
Sumber : en.wikipedia.org

Tata surya merupakan suatu sistem yang terbentuk dari Matahari dan planet-planet yang mengelilinginya. Saat ini sistem tata surya kita terdiri atas sebuah bintang (Matahari) dan delapan buah planet (Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus) setelah Pluto dikeluarkan dari planet tata surya pada tahun 2006 dan dimasukkan ke dalam golongan Planet Katai/ Kerdil. Hal tesebut disebabkan karena Pluto tidak memenuhi ciri suatu objek dapat dikatakan sebagai planet. Adapun ciri-ciri planet adalah sebagai berikut :
·      Memiliki lintasan yang berbentuk elips.
·      Tidak memancarkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya Matahari.
·      Planet tidak berkedip, tetapi dapat berkilau terang.
·      Kebanyakan planet memiliki satelit pengiring/ bulan.
·      Planet berevolusi dengan arah yang sama

Adapun teori-teori/ beberapa hipotesis mengenai terbentuknya tata surya :
  • Hipotesis Bintang Kembar (Twin Star)
Dikemukakan oleh Fred Hoyle pada tahun 1956. Hipotesis Fred tersebut menjelaskan bahwa pada awalnya terdapat dua bintang yang berukuran hampir sama dengan jarak yang berdekatan. Salah satu di antaranya meledak, kemudian menghasilkan serpihan-serpihan kecil. Lalu R.A. Lyttleton mengemukakan bahwa Tata Surya berasal dari suatu bintang kembar yang mengelilingi suatu pusat gravitasi. Salah satu bintang tersebut merupakan Matahari. Bintang yang lain mendekati Matahari, mungkin menghancurkan dan mengubahnya menjadi massa gas yang besar dan berputar-putar. Bintang yang membentur tersebut kemudian menjadi planet-planet.    
Gambaran Teori Bintang Kembar
Sumber : Vid.docpenerbit
Gambaran Teori Awan Debu
Sumber : Vid.docpenerbit
  • Hipotesis Nebula/ Nebulae (Kabut)
Hipotesis ini dikemukakan oleh Immanuel Kant pada tahun 1775 dan diperkuat oleh Pierre Simon de Laplace, sehingga sering dikenal dengan teori Kant-Laplace. Kant menjelaskan bahwa pada mulanya tata surya berupa kabut raksasa yang terbentuk dari debu, es, dan gas yang disebut Nebula (sebagian besar gas berupa hidrogen). Oleh karena gaya gravitasi yang dimilikinya, kabut tersebut menyusut dan berputar dengan arah tertentu. Akibatnya temperatur kabut menjadi naik (semakin panas) dan pada akhirnya menjadi Matahari. Matahari raksasa terus menyusut dan berputar semakin cepat. Oleh karena hal tersebut, cincin-cincin gas dan es terlontar di sekelilingnya. Karena terdapat gaya gravitasi, gas-gas tersebut memadat seiring penurunan temperatur, sehingga membentuk planet-planet dalam tata surya. Atau dengan kata lain terdapat kabut yang menggumpal. Kabut tersebut berinteraksi membentuk tenaga dan terus berputar. Bagian tengah memadat dan membentuk bola gas yang besar. Bola gas yang berputar tersebut memepat pada bagian kutubnya dan melebar pada bagian equatornya. Sebagian gas terlempar menjauh dan membentuk gelang-gelang, kemudian memadat menjadi planet.  
 Gambaran Teori Nebula
Sumber : english.cohga.net
  • Hipotesis Pasang Surut Bintang
Dikemukakan oleh Sir James Jeans dan Herold Jaffries pada tahun 1917 (dikenal dengan teori Pasang Surut Jeans Jeffreys). Hipotesis ini menjelaskan bahwa pada awalnya terdapat banyak Matahari, kemudian terdapat bintang lain yang hampir menabrak matahari-matahari tersebut. Oleh karena hal tersebut timbulah gesekan-gesekan dahsyat sehingga menghasilkan pecahan-pecahan bintang yang disebut planet-planet dan beberapa benda angkasa lainnya. Hipotesis ini hampir sama dengan Hipotesis Planetesimal, hanya saja pada Hipotesis Planetesimal jumlah Matahari pada awalnya adalah satu. Ada juga yang mengatakan bahwa pada mulanya Matahari sudah ada sebagai bintang. Suatu ketika ada bintang lain yang mendekati Matahari. Karena hal tersebut, maka terjadilah interaksi tarik-menarik. Akibat interaksi tersebut, sebagian massa Matahari terlepas dengan membentuk cerutu ke arah bintang yang melintas. Ketika bintang semakin menjauh, massa cerutu tersebut terputus dan membentuk gumpalan gas di sekitar Matahari yang kemudian menjadi planet.  

  • Hipotesis Kondensasi/ Awan Debu/ Proto Planet
Dikemukakan oleh Carl Von Weizsaecer dan G.P. Kuiper pada tahun 1950. Hipotesis ini menjelaskan bahwa tata surya terbentuk dari gumpalan awan gas dan debu. Pada awalnya tata surya terbentuk dari bola-bola kabut raksasa yang berputar membentuk cakram raksasa. Gumpalan tersebut mengalami pemampatan. Pada proses tersebut, partikel-partikel debu tertarik ke bagian pusat awan. Gumpalan bola mulai berpilin dan memipih menyerupai cakram. Partikel di bagian tengah cakram saling menekan sehingga menimbulkan panas dan berpijar. Bagian tersebut kemudian menjadi Matahari.  
 Gambaran Teori Proto Planet
Sumber :www.reuzenplaneten.nl
  • Hipotesis Planetesimal
Hipotesis ini dikemukakan oleh Thomas C. Chamberlain dan Forest R. Moulton pada tahun 1900. Planetesimal berarti planet kecil. Hipotesis ini menjelaskan bahwa tata surya terbentuk akibat adanya bintang lain yang hampir menabrak Matahari. Akibatnya terjadi pasang naik pada permukaan Matahari maupun Bintang. Karana hal tersebut, maka timbullah gesekan-gesekan yang menghasilkan pecahan-pecahan planet dan benda angkasa lainnya. Sebagian massa Matahari tertarik ke arah bintang. Pada saat bintang yang melintas tersebut telah manjauh, sebagian massa Matahari jatuh kembali ke permukaan Matahari dan sebagian lagi terhambur ke ruang angkasa (di sekitar Matahari), kemudian menjadi planet-planet yang beredar pada orbitnya.
Gambaran Teori Planetesimal
Sumber : Vid.docpenerbit

Watch this video :

https://www.youtube.com/watch?v=NwFmU35GrZ4

Beginning of Life in Earth (Awal mula kehidupan di Bumi) :
https://www.youtube.com/watch?v=VTRIKgKLI_Y

Tata Surya Kita :
 https://www.youtube.com/watch?v=v1UH96VTf2A

2 komentar:

  1. https://nugrahascience888.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. NaFaS NuSA ready beberapa macam tanaman karnivora nih. ☺☺☺ Monggo, silakan, bagi yang hendak mencoba atau menambah koleksi tanaman karnivora. Link sebagai berikut yak,... :

    》Drosera Humpty Doo (TANAMAN HIDUP) - Drosera Merah - Humpty Doo Sundew
    https://tokopedia.link/UlrzRQ2Hghb di toko NaFaS NuSA

    》Filiformis Sundew (TANAMAN HIDUP) Drosera Filiformis Pemakan Serangga
    https://tokopedia.link/vIvetXnZqhb di toko NaFaS NuSA

    》VFT Red Dentate - Venus Fly Trap Red Dentate - VFT Merah (Red)
    https://tokopedia.link/dK9mUzTSIgb

    》Drosera Indica - Tanaman Pemakan Serangga
    https://tokopedia.link/PpghL6fMPgb

    》UG - Utricularia graminifolia (Daun Darat) - Grass Leaved Bladderwort
    https://tokopedia.link/4dp1NckMPgb

    》Omisa Sundew (Drosera Omisa) atau Gemmae Omisa Sundew
    https://tokopedia.link/2MukJs2QKgb

    》Drosera Capillaris L.L. - Tanaman Pemakan Serangga - Capillaris Sundew
    https://tokopedia.link/hdA7w04LPgb

    》Drosera Adelae - Adelae Sundew - Tanaman Pemakan Serangga
    https://tokopedia.link/cqowPDXBpgb

    》Drosera Sessilifolia - Sessilifolia Sundew - Tanaman Pemakan Serangga
    https://tokopedia.link/6Ngnjf6QKgb

    》Drosera Adelae Red - Tanaman Karnivora Pemakan Serangga
    https://tokopedia.link/VPBlxtzMPgb

    BalasHapus