- Kasih -


我是a f_.man thinking: W 昨天是今天result,和 W今天是明天rst,enjoy n make t'有意思day, cause f_.,sometimes forget it.Butidn'twantf_. :happy 加油!Pkh. 3: 11


Jumat, 24 Oktober 2014

Meteoroid, Meteor, dan Meteorit




 Gambaran Meteor
Sumber : www.ekspres.co.uk
Meteoroid adalah benda-benda dalam tata surya yang memiliki ukuran lebih kecil daripada asteroid, tetapi lebih besar daripada sebuah molekul. Meteoroid berwujud padat dan bergerak dalam ruang antar planet. Ketika bergesekan/ memasuki atmosfet suatu planet, meteoroid akan terpanaskan dan menguap, sehingga membentuk lintasan bercahaya (biasa disebut dengan bintang jatuh atau bintang beralih). Bintang jatuh/ bintang beralih tersebut merupakan meteor. Jika meteor tersebut sampai ke permukaan sebuah planet, maka disebut sebagai meteorit (batu meteor). Meteoroid dapat masuk ke suatu atmosfer planet karena tarikan gravitasi (gaya tarik) planet. Meteoroid yang masuk dan bergesekan pada suatu atmosfer planet terlihat bercahaya karena uap-uap gas yang berada di sepanjang lintasan terionisasi. Terkadang meteoroid yang terbakar memiliki cahaya yang lebih terang daripada Planet Venus. Meteor yang demikian dinamakan dengan bolide. Meteor yang sampai di permukaan suatu planet/ menabrak planet (Meteorit) dapat membentuk suatu kawah/  cekungan, bahkan kerusakan yang luar biasa. Bagaimana tidak? Bayangkan saja, benda tersebut bergerak bebas dengan kecepatan tinggi.

Gambar metor yang pernah jatuh ke Bumi (di Wolf Creek, Amerika Serikat)

Sumber : http://cdn.images.express.co.uk    

Komet




Gambaran Komet
Sumber : news.liputan6.com
Komet merupakan benda langit yang terdiri/ tersusun dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku. Komet hampir mirip dengan asteroid. Komet memiliki orbit lintasan yang berbentuk elips (lebih lonjong dan panjang daripada orbit planet). Ketika komet masuk ke dalam sistem tata surya, radiasi matahari menyebabkan lapisan es terluarnya menguap. Arus debu dan gas yang dihasilkan membentuk suatu atmosfer di sekeliling komet yang biasa disebut dengan coma. Ketika komet mendekati matahari, maka gerakannya akan semakin cepat, tetapi ketika menjauhi matahari gerakannya akan melambat. Hal tersebut disebabkan karena gaya tarik Matahari.
Akibat tekanan dan radiasi serta angin matahari, coma pada komet menjadi berbentuk seperti ekor (biasa disebut ekor komet). Oleh karena itu komet sering disebut sebagai bintang berekor. Ekor komet selalu menjauhi matahari karena mendapatkan dorongan angin Matahari. Jadi ketika komet menjauhi matahari, maka ekornya akan berada di depan. 
 Gambaran panjang eklor komet 
Sumber : www.yo3pres
Tapi kenapa komet terlihat bercahaya ya? Hal tersebut disebabkan karena coma dan ekor komet memantulkan cahaya matahari. Panjang ekor komet bervariasi. Panjangnya bisa mencapai jutaan kilometer. Semakin komet mendekati Matahari, maka semakin panjang ekor komet tersebut terbentuk. Eh, tapi jangan selah dulu. Ada juga komet yang terlihat tidak berekor lho,....    
Komet dibedakan menurut rentan waktu orbitnya. Bila komet memerlukan waktu kurang dari 200 tahun untuk mengorbit satu kali, maka termasuk ke dalam rentan waktu pendek. Akan tetapi, apabila waktu mengorbit lebih dari 200 tahun, maka termasuk rentan waktu panjang. Berikut merupakan nama-nama komet :
v Komet Encke, muncul setiap 3 tahun sekali
v Komet Hally, muncul setiap 76 tahun sekali
v Komet West, muncul pada tahun 1976
v Komet Ikeya-Seki, muncul pada tahun 1965
v Komet Kohoutek, muncul pada tahun 1973
v Komet Howard-Koomen-Michel, muncul pada tahun 1979
v Komet Shoemaker-Levy, muncul pada tahun 1993

 
 Gambaran Bagian Komet
Sumber : skymarvels.com

Asteroid (Planetoid)


Gambaran Posisi Sabuk Asteroid
Sumber : www.planetsforkids.org


Asteroid adalah benda langit yang mirip dengan planet. Asteroid memiliki wujud padat dan berukuran lebih kecil daripada planet (rata-rata memiliki diameter 2 km). Asteroid memiliki bentuk yang tidak beraturan dan dikelompokkan menjadi benda minor (bersama dengan komet dan meteorid).  Ateroid banyak terdapat di antara Planet Mars dan Yupiter. Oleh karena jumlah planetoid/ asteriod di antara Planet Mars dan Yupiter  yang sangat banyak dan melingkar, beredar mengelilingi Matahari (mengorbit), maka sering disebut dengan sabuk asteroid. Hampir sama dengan planet, sebagian Asteroid ada yang memiliki satelit (bernama Dactyl).    
Berikut merupakan daftar asteroid besar yang terkenal :
v Ceres () memiliki diameter 955 km
v Palas () memiliki diameter 560 km
v Vesta () memiliki diameter 391 km
Gambaran Vesta
Sumber : en.wikipedia.org

v Hygola memiliki diameter 450 km
v Euphroosyne memiliki diameter 370 km
v Interamnia memiliki diameter 350 km
v Davida memiliki diameter 323 km
v Europa memiliki diameter 289 km
v Cybele memiliki diameter 309 km
 Gambaran ukuran asteroid 
Sumber : en.wikipedia.org

Jumat, 17 Oktober 2014

Planet Katai



     Planet Katai sering disebut dengan istilah planet kerdil. Hal tersebut disebabkan karena ukuran planet ini lebih kecil dibandingkan planet-planet pada umumnya. Ada beberapa ciri-ciri yang sama pada planet katai dengan planet pada umumnya, yaitu :

  • Tidak mempunyai/ memancarkan cahaya sendiri (memantulkan cahaya dari bintang).
  • Bentuknya beraturan.
Perbedaan planet katai dengan planet lain pada tata surya kita adalah :
  • Beredar hanya mengelilingi matahari (bintang), bukan bintang lain.
  • Mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan planet pada umumnya.
  • Lintasan orbitnya belum kosong dari benda-benda angkasa lain, sehingga sewaktu-waktu peredarannya dapat terganggu.
  • Bukan merupakan satelit atau benda angkasa non bintang.
Contoh Planet Katai adalah :
1.    Pluto

  • Berbentuk bundar seperti planet lain.
  • Memiliki atmosfer.
  • Memiliki musim.
  • Pluto dikeluarkan dari planet dalam tata surya karena belum mengosongkan daerah di sekitar orbitnya. Oleh karena itu sewaktu-waktu dalam peredarannya, planet katai ini dapat terganggu. Benda-benda pengganggu tersebut dinamakan Sabuk Kuiper.
  • Orbit Pluto tumpang tindih dengan orbit Neptunus.
  • Nama Pluto diambil dari nama dewa Romawi yang menguasai kematian, yaitu Hades dalam kebudayaan Yunani.
Gambar Planet Pluto
Sumber : sciencefiction.com

2.    Eris

  • Sebagian besar tersusun dari gas metana, sehingga sangat dingin, dengan permukaan bebatuan.
  • Dipercaya sebagai bagian dari Sabuk Kuiper.
  • Mempunyai sebuah satelit yang bernama Dysnomia.
 Gambar Planet Eris
Sumber : physicsforme.com


     Selain Pluto dan Eris, ada banyak sekali Planet Katai lain, yaitu berjumlah 339.376 buah (tercatat pada tahun 2006).

Planet


Gambar Natural........
Sumber : Vid.dokumen penerbit

Gambar Galaksi
Sumber : Vid.dokumen penerbit

          Planet merupakan benda langit bagian dari tata surya. Kata “planet” diambil dari kata dalam bahasa Yunani Asteres Planetai yang berarti Bintang Pengelana. Dikatakan demikian karena planet berpindah-pindah dari waktu ke waktu, dari rasi bintang satu ke rasi bintang lain seperti sedang berkelana. Adapun benda langit dalam alam semesta dapat dikatakan sebuah planet apabila mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
  • Bergerak mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang dengan arah yang sama (berevolusi dengan arah yang sama). 
  • Tidak memancarkan cahaya sendiri. Apabila bercahaya, maka merupakan pantulan cahaya dari bintang. 
  • Mempunyai massa yang cukup besar sehingga dapat mempertahankan gerak planet dalam lintasan (orbit).
  • Melakukan rotasi
  • Memiliki bentuk yang hampir beraturan.
       Pada tata surya kita terdapat delapan buah planet. Planet-planet tersebut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus=Nama ayah Kronos (Saturnus), dan Neptunus=Dewa Laut (merupakan nama Dewa Romawi, kecuali Uranus yang merupakan nama Dewa Yunani). Berdasarkan letak garis edarnya, planet-planet digolongkan menjadi dua, yaitu planet dalam dan planet luar. Planet dalam adalah planet yang berada di antara Matahari dan Bumi (Merkurius dan Venus). Sedangkan planet luar lintasan edarnya berada di luar peredaran Bumi (Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus). Planet juga dibagi menjadi planet terestrial dan planet gas. Planet terestrial meliputi Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Sedangkan planet gas meliputi Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Gambar Sistem Tata Surya
Sumber : en.wikipedia.org  

Pluto sekarang sudah dimasukkan ke dalam planet katai.

Gambaran
Sumber : www.dekstopaper.com
1. Merkurius
  • Bangsa Yunani memberi nama planet ini Stilblon, yang berarti cemerlang.
  • Pada abad ke-4 SM, Aristoteles menamai planet ini Hermes (nama Yunani).
  • Merupakan planet yang terkecil dan terdekat dengan matahari.
  • Memiliki kala revolusi (mengelilingi matahari) paling cepat di antara planet lain (88 hari).
  • Merkurius tidak memiliki atmosfer.
  • Merkurius dapat dilihat dari bumi pada waktu subuh/ maghrib.
  • Merkurius merupakan planet yang paling banyak mendapatkan panas dan cahaya matahari.  
  •   Tidak memiliki satelit alam.
Gambar Planet Merkurius
Sumber : www.anneahira.com

   2. Venus
  • Bangsa Yunani biasa menyebut planet ini dengan nama Hesperos, yang berarti bintang sore atau Phosphoros, yang berarti pembawa cahaya. 
  • Pada abad ke-4 SM, Aristoteles menamai planet ini Aphrodite (nama Yunani). 
  • Merupakan planet yang paling terang di antara planet lain (karena memiliki atmosfer yang pekat dengan CO2, beberapa Nitrogen, Hidrogen, dan Uap Air, sehingga terjadi efek rumah kaca).
  • Biasa disebut dengan Bintang Fajar, Bintang Senja, Bintang Timur, Bintang Pagi,  Bintang Barat, Bintang Kejora, atau Bintang Malam. Hal tersebut dikarenakan kita dapat melihat Planet Venus dari Bumi pada saat senja ataupun fajar.
  • Memiliki kala rotasi terlama di antara planet lain, yaitu 243,2 hari. 
  • Arah rotasi dari Timur ke Barat, sama seperti Planet Uranus.
  • Tidak memiliki satelit alam.
 Gambar Planet Venus
Sumber : brivbridis.com
 3. Bumi
  • Merupakan satu-satunya planet yang dihuni oleh manusia. 
  • Kala rotasi bumi selama 24 jam (1 hari). 
  • Kala revolusi bumi selama 365,2425 hari. 
  • Memiliki atmosfer yang tersusun dari nitrogen (78%), Oksigen (21%), dan sisanya terdiri dari argon, CO2, O3, dan gas lain. 
  • Memiliki sebuah satelit alami, yaitu bulan.
 Gambar Bumi
Sumber : enengsutardiani
4. Mars
  • Bangsa Yunani memberi nama planet ini Pyoroeis, yang berarti berapi. 
  • Pada abad ke-4 SM, Aristoteles menamai planet ini Ares (nama Yunani). 
  • Nama Mars diambil dari mitologi Yunani, identik dengan nama Aries, putra dewa Zeus dan Hera.
  • Memiliki dua buah satelit (Deimos dan Phobos) yang diambil dari mitologi Yunani. 
  • Planet ini sering disebut Planet Merah. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar permukaan Mars adalah padang pasir merah, di mana terdapat awan kuning di atasnya. 
  • Memiliki kala revolusi terlama, yaitu 687 hari.
 Gambar Planet Mars
Sumber : nypost.com
 5. Yupiter
  • Bangsa Yunani memberi nama planet ini Phaethon, yang berarti berkilau. 
  • Pada abad ke-4 SM, Aristoteles menamai planet ini Zeus (nama Yunani).
  • Merupakan planet terbesar dan terberat dalam tata surya (garis tengah planet ini mencapai 11 kali garis tengah bumi). 
  • Yupiter mempunyai periode rotasi tercepat, yaitu 9,8 jam. 
  • Yupiter sering disebut sebagai Raja Langit dan Tubuh Raksasa. 
  • Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya.
  • Di antara Mars dan Yupiter terdapat sabuk asteroid (planet kerdil).
 Planet Yupiter
Sumber : www.aneahira.com
 6.  Saturnus
  • Bangsa Yunani memberi nama planet ini Phainon, yang berarti bersinar. 
  • Pada abad ke-4 SM, Aristoteles menamai planet ini Kronos (nama Yunani).
  • Planet ini dikenal sebagai planet bercincin. Para ilmuwan memperkirakan bahwa cincin tersebut merupakan bongkahan-bongkahan es meteorit. Hal tersebut dikarenakan tidak mungkin cincin tersebut terbuat dari lempengan padat, karena akan hancur oleh gaya sentrifugal. Tidak mungkin juga terbuat dari zat cair karena gaya sentrifugal akan mengakibatkan timbul gelombang. 
  • Saturnus terlihat sebagai titik terang berwarna kuning jika dilihat dengan mata telanjang pada saat malam hari.
Gambar Planet Saturnus
Sumber : irenerifdah
 7. Uranus
  • Bentuknya mirip dengan bulan, namun permukaannya berwarna hijau kebiru-biruan. 
  • Terdiri dari gas (gas utama Uranus adalah hidrogen).
  • Arah rotasi planet ini berlawanan dengan Bumi. 
  • Memiliki cincin (lebih tipis dari cincin Saturnus. 
  • Karena planet ini berotasi seperti gasing yang rebah, maka salah satu sisi planet ini mengalami malam selama 42 tahun, sedangkan sisi lain mengalami siang selama 42 tahun.  
  • Arah rotasi dari Timur ke Barat, sama seperti Planet Venus.
  • Sering beredar meninggalkan garis edar
 Gambar Planet Uranus
Sumber : www.jaemerich.com
8. Neptunus
  • Hampir sama seperti Uranus, planet ini merupakan planet gas.
  • Planet ini berwarna biru dengan permukaan lapisan tipis silika.
  • Sering beredar meninggalkan garis edar.

Gambar Planet Neptunus
Sumber : www.quest.nl

Gambaran letak sabuk asteroid
Sumber : id.wikipedia.org

 Simulasi Alam Semesta 
Sumber : Doc.Vid.Penerbit